DAFTAR ISI
LEMBAR SAMPUL..................................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN.......................................................................... ii
KATA PENGANTAR................................................................................... iii
DAFTAR ISI................................................................................................. iv
A.
Tujuan
Praktikum......................................................................... 1
B.
Dasar Teori................................................................................... 1
C.
Alat dan
Bahan............................................................................ 4
D.
Cara Kerja.................................................................................... 5
E.
Data
Pengamatan......................................................................... 5
F.
Pembahasan.................................................................................. 6
G.
Kesimpulan
dan Saran.................................................................. 6
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 7
LAPORAN SEMENTARA.......................................................................... 8
A. Tujuan Praktikum
1.
Mengetahui
larutan elektrolit kuat, lemah, dan larutan nonelektrolit dari larutan-larutan
yang diuji.
2.
Membuktikan
larutan elektrolit dengan melakukan pengujian hantaran listrik.
3.
Mengetahui
cara membedakan larutan elektrolit kuat dan lemah.
B.
Dasar Teori
A. Pengertian
larutan
Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut
dan pelarut. Zat terlarut adalah zat yang terdispersi ( tersebar secara merata
) dalam zat pelarut.Zat terlarut mempunyai jumlah yang lebih sedikit
dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan solute. Sedangkan zat pelarut adalah
zat yang mendispersi atau ( fase pendispersi ) komponen – komponen zat
terlarut. Zat pelarut mempunyai jumlah yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut
di sebut solvent.
B. Pengertian
larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit
– Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat
menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa menyalanya lampu
pada alat uji atau timbulnya gelmbung gas dalam larutan .
– Larutan nonelektrolit adalah larutan yang
tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa tidak
ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada alat uji.
C. Jenis
– jenis larutan berdasrkan daya hantar listrik
1. Larutan elektrolit kuat
Laruta
elektrolit kuat adalah larutan yang banyak menghasilkan ion – ion karena
terurai sempurna, maka harga derajat ionisasi (ά ) = 1. Banyak sedikit
elektrolit menjadi ion dinyatakan dengan derajat ionisasi ( ά ) yaitu perbandingan
jumlah zat yang menjadi ion dengan jumlah zat yang di hantarkan. Yang tergolong
elektrolit kuat adalah :
1. Asam – asam kuat
2. Basa – basa kuat
3. Garam – garam yang mudah larut
Ciri – ciri
daya hantar listrik larutan elektrolit kuat yaitu lampu pijar akan menyala
terang dan timbul gelembung – gelembung di sekitar elektrode. Larutan
elektrolit kuat terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit kuat dalam
pelarut air. Senyawa elektrolit kuat dalam air dapat terurai sempurna membentuk
ion positif ( kation ) dan ion negatif (anion). Arus listrik merupakan arus
electron. Pada saat di lewatkan ke dalam larutan elektrolit kuat, electron
tersebut dapat di hantarkan melalui ion – ion dalam larutan, seperti
ddihantarkan oleh kabel. Akibatnya lampu pada alat uji elektrolit akan menyala.
Elektrolit kuat terurai sempurna dalam larutan. Contoh : HCl, HBr, HI, HNO3, H2SO4, NaOH, KOH, dan NaCL.
2. Larutan elektrolit lemah
Larutan
elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah dengan harga
derajat ionisasi sebesar 0 < ά > 1. Larutan elektrolit lemah mengandung
zat yang hanya sebagian kecil menjadi ion – ion ketika larut dalam air. Yang
tergolong elektrolit lemah adalah :
1. Asam – asam lemah
2. Garam – garam yang sukar larut
3. Basa – basa lemah
Adapun larutan
elektrolit yang tidak memberikan gejala lampu menyala, tetapi menimbulkan gas
termasuk ke dalam larutan elektrolit lemah. Contohnya adalah larutan ammonia,
larutan cuka dan larutan H2S.
3.Larutan non
elektrolit
Larutan
non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik
karena zat terlarutnya di dalam pelarut tidak dapat menghasilkan ion – ion (
tidak mengion ). Yang tergolong jenis larutan ini adalah larutan urea, larutan
sukrosa, larutan glukosa, alcohol dan lain – lain.
C. Alat dan Bahan
Alat yang digunakan :
-
Gelas kimia
50 ml (4 buah)
-
Pipa kimia 50
ml
-
Paku (2 buah)
-
Lampu
(sebuah)
-
Sendok
pengaduk
-
Power Suply
-
Kabel
-
Aquades
-
Air
Bahan
yang digunakan :
-
Alkohol
-
Titrasi asam
basa
-
Deterjen
-
Gula
-
Jeruk nipis
-
Air Kapur
-
KOH
D. Cara
Kerja
Cara
melakukan percobaan :
1.
Pertama-tama,
siapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan.
2.
Masukkan
Alkohol dan air secukupnya ke dalam gelas kimia.
3.
Aduk dengan
sendok pengaduk hingga larut.
4.
Ikatkan kedua
paku pada kabel dan lampu lalu sambungkan ke power suply.
5.
Celupkan
kedua paku dalam larutan lalu catat hasilnya ke dalam tabel.
6.
Angkat dan
bilasi paku dengan aquades agar tidak tercampur bahan kimia sebelumnya.
7.
Ulangi
langkah 2 – 6 dengan menggunakan bahan yang lainnya, lalu lengkapi tabel
penelitian.
|
no
|
Larutan
|
Lampu
|
Gelembung
|
Elektrolit
|
Nonelektrolit
|
|||
|
nyala
|
tidak
|
ada
|
tidak
|
kuat
|
lemah
|
|||
|
1
|
Deterjen
|
|
V
|
v
|
|
|
V
|
|
|
2
|
Gula
|
|
V
|
|
v
|
|
|
V
|
|
3
|
Jeruk nipis
|
|
V
|
v
|
|
|
V
|
|
|
4
|
Titrasi asam basa
|
|
V
|
v
|
|
|
V
|
|
|
5
|
KOH
|
|
V
|
v
|
|
|
v
|
|
|
6
|
Air kapur
|
|
V
|
|
v
|
|
|
V
|
|
7
|
Alkohol
|
|
v
|
|
v
|
|
|
V
|
E. Data Pengamatan
F. Pembahasan
1. Deterjen
Larutan
deterjen adalah larutan yang memiliki kadungan basa yang kuat yaitu NaOH dan
KOH. Oleh karena itu, laruan ini termasuk jenis larutan elektrolit kuat karena
dapat terionisasi secara sempurna di dalam air, menghasikan gelembung, dan
dapat menghantarkan arus listrik. Namun dari percobaan yang dilakukan, larutan
deterjen termasuk elektrolit lemah.
2. Gula
Dari
sumber Internet, Larutan Gula dikatakan sebagai larutan non-elektrolit. Dan ini
dapat dibenarkan karena saya mendapatkan hasil yang sama dari percobaan yang
saya lakukan.
3.
Jeruk nipis
Dari sumber yang sama yaitu dari
Internet, Jeruk Nipis dikatakan sebagai larutan elektrolit lemah karena
memiliki kovalen polar. Hal ini juga dapat dibenarkan karena saya mendapatkan
hasil yang sama dari percobaan yang saya lakukan yaitu Jeruk Nipis adalah
elektrolit lemah.
4.
Titrasi Asam
dan Basa
Titrasi Asam dan Basa seharusnya adalah
asam kuat atau lemah sehingga dapat digolongkan sebagai elektrolit kuat mauun
lemah. Namun dari percobaan yang dilakukan, saya mendapatkan titrasi asam dan
basa termasuk elektrolit lemah.
5.
KOH
KOH adalah basa kuat dan basa kuat
termasuk elektrolit kuat. Namun dari percobaan yang saya lakukan, saya
mendapatkan hasil bahwa KOH adalah larutan elektrolit lemah.
6.
Air kapur
Menurut sumber suatu situs Internet, Air
kapus adalah larutan non-elektrolit. Ini dapat dibenarkan karena saya
mendapatkan hasil yang sama dengan percobaan saya.
7.
Alkohol
Menurut sumber Internet, Alkohol adalah
larutan non-elektrolit. Hal ini dapat dibenarkan karena saya mendapatkan hasil
yang sama dengan percobaan saya.
G. Kesimpulan dan Saran
Dari hasil percobaan ini, dapat diketahui bahwa
ada banyak jenis larutan. Ada yang dapat menghantarkan listrik dan ada yang
tidak. Contoh larutan elektrolit yaitu deterjen, jeruk nipis, titrasi asam
basa, dan KOH. Sedangkan larutan non elektrolit adalah gula, air kapur, dan
alkohol.
Saran yang saya dapat erikan dari percobaan ini
adalah sebelum mengganti larutan, pastikan membilas dengan aquades terlebih
dahulu agar tidak tercampur dan tidak memberikan hasil yang salah.
Daftar Pustaka
Dahlia Sylviana, 2014
Laporan Praktikum Kimia Uji Larutan,http://dahliasylvia.blogspot.co.id/
Pasihahtetrasianoferat,
2012 Larutan Elektrolit dan nonelektrolit,http://pasihahtetrasianoferat.wordpress.com/
Purba, Michael. 2007.
Kimia untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga
Wahyu Setya, 2013 Laporan
Larutan Elektrolit dan NonElektrolit, http://blog-sederhana-ku.blogspot.co.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar